Minggu, Agustus 10, 2008

Mengaktifkan mod_rewrite di debian

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Module rewrite atau mod_rewrite merupakan salah satu modul "ajaib" dalam Apache yang memungkinkan kita memiliki URL yang cantik. Modul ini menggunakan mesin rule based rewriting berdasarkan pada regex untuk melakukan penulisan ulang (rewrite) suatu URL

Salah satu contoh implementasi yang dapat dijumpai pada modul ini adalah di wordpress. Kita dapat memilih permalinks di menu setting-->permalinks sesuai seperti yang kita inginkan, misalnya kita memilih URL berakhiran dengan p?=123 atau /2008/08/08 dan sebagainya

Untuk mengaktifkan fasilitas tersebut jika menggunakan debian, sebagai root
jalankan perintah

a2enmod rewrite
Dan restart apache nya, jangan lupa untuk merubah di konfigurasi apache atau di virtual host yang akan menggunakan mod-rewrite nya dengan menganti AllowOverrride None menjadi :

Options FollowSymLinks
AllowOverride FileInfo Options
#AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all

Pada direktori web tambahkan file .htaccess dengan rule yang akan diberikan, misalnya


RewriteEngine on
RewriteBase /
RewriteRule ^([a-z]+)$ /?post=$1 [L]

Rule di atas juka alamat web yang diakses adalah www.sesuatu.com/sesuatu maka sebenarnya halaman yang diakses adalah www.sesuatu.com/?post=sesuatu

Ok semoga bermanfaat

Wassalamu'alikum Wr. Wb

Tidak ada komentar: